
MENDIKDASMEN ABDUL MU’TI AKAN HADIRI SILATURAHMI NASIONAL GUPPI 2026 DAN UMMUSHABRI INTERNATIONAL EXPO
Jakarta (GUPPI) – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyatakan kesediaannya untuk menghadiri acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Gerakan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam (GUPPI) dan Ummushabri International Expo 2026 yang akan dilaksanakan di Kendari, 8 – 14 Januari 2026.
Hal ini disampaikan oleh Mendikdasmen saat menerima kunjungan Pengurus DPP GUPPI yang dipimpin oleh Ketua Umum Fasli Jalal di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 4 Desember 2025.
“Yang pertama, saya ingin mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas kedatangan DPP GUPPI di Kemendikdasmen ini. Saya merasa bahagia karena para pengurus GUPPI ini adalah para senior saya, seperti Pak Fasli Jalal, Pak Bahrul Hayat, Pak Amich Alhumami, Pak Syamsuddin, dan Pak Rusydi Zakaria, di Kemendiknas dan Kemenag,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan akan menghadiri acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Gerakan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam (GUPPI) dan Ummushabri International Expo 2026 tersebut.
“Insya Allah saya akan hadir di acara Silaturahmi Nasional GUPPI dan Ummushabri International Expo 2026. Bagi saya GUPPI itu bukan sesuatu yang baru, karena kiprahnya dalam dunia pendidikan sudah begitu lama, apalagi Ayah saya dulu juga aktif di GUPPI, dan dikenal sebagai Kyai GUPPI di Kudus,” tambah Mu’ti.
Mendikdasmen meminta agar GUPPI dapat membantu Kemendikdasmen dalam mengembangkan pendidikan nasional yang bermutu dan berdaya saing, terutama generasi muda yang dari keluarga Mukidi.
“Seiring dengan peningkaan kesejahteraan ekonomi, saya berharap GUPPI bisa membantu kami, terutama dari segment yang saya sering sebut sebagai keluarga mukidi, yaitu generasi muda, kaya, intelek, dermawan, dan idealis, agar mendapat layanan pendidikan yang bermutu dan kompetitif,” ujar Mendikdasmen yang didampingi Direktur Pendidikan Guru PAUD dan Pendidikan Non Formal Suparto.
Karena itu dirinya berharap agar GUPPI dapat menjadi inkubator atau fasilitator bagi miunculnya sekolah-sekolah unggul.
“Kalau kita bisa mengembangkan sekolah swasta yang bermutu tinggi 10% saja dari yang ada, maka ini akan sangat membantu Pemerintah dalam peningakatan penopang mutu Pendidikan nasional. Saya yakin sebenarnya masyarakat kita itu mampu. Kita lihat banyak sekolah swasta yang bagus-bagus, dan tanpa banyak bantuan dari Pemerintah. Karena itu saya berharap GUPPI dan yang lain-lain itu bisa menjadi semacam inkubator atau fasilitator,” kata Mu’ti yang menyelesaikan doktoralnya di UIN Jakarta
Sambil mengutip hasil survey Kompas dan PPIM UIN Jakarta beberapa tahun yang lalu, ia menyebut banyak sekolah yang tutup, terutama SD, tapi disisin lain justru banyak sekolah berbasis agama yang meningkat. Nah segmen ini yang perlu diambil.
“Kalau melihat hasil survey Kompas dan PPIM UIN Jakarta beberapa tahun yang lalu, banyak sekolah yang tutup, terutama SD, tapi yang menarik justru banyak sekolah berbasis agama yang meningkat. Nah segmen ini yang perlu kita ambil. Jadi kelas menengah yang dulu ke sekolah-sekolah umum itu sekarang ke sekolah-sekolah yang berbasis agama. Kita lihat sekarang banyak sekolah-sekolah Islam yang favorit dan biayanyapun mahal,” kata Mu’ti sambil menyebut nama Madrasah Ummushabri di Kendari yang pernah dia kunjungi beberapa waktu.
Sejalan dengan kebijakan untuk peningkatan mutu Pendidikan nasional melalui Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), Mendikdasmen meminta agar GUPPI dapat membantu Pemerintah dalam kegiatan pelatihan kepada guru-guru sekolah dan madrasah yang menajdi binaan GUPPI.
“Saya berharap GUPPI dapat membantu melakukan pelatihan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) kepada sekolah dan madrasah swasta binaan GUPPI agar kebijakan Pemerintah dapat terjangkau oleh semua satuan Pendidikan. Pemerintah tidak mungkin melakukan semua, karena itu perlu bantuan dari yang lain, termasuk GUPPI,” ujar Mendikdasmen.
Sementara itu Ketua Umum DPP GUPPI Fasli Jalal melaporkan bahwa GUPPI saat ini tersebar di 24 propinsi dan membina ribuan sekolah, madrasah dan pondok pesantren. Karena itu kehadiran Menteri Dikdasmen di Silatnas GUPPI tersebut akan menambah motivasi para pengurus GUPPI dalam memajukan pendidikan Islam yang tesebar di hampir seluruh Indonesia.
“Dengan kehadiran Menteri Dikdasmen ini akan menambah gairah para pengurus GUPPI di daerah dalam mengembangkan dan memajukan sekolah, madrasah dan pondok pesantren dan sejalan dengan kebijakan Pemerintah,” kata Fasli Jalal.
Fasli menambahkan bahwa Mendikdasmen Abdul Mu’ti akan menjadi Pembicara Kunci (Keynote Speaker) pada Seminar Internasional tentang Pendidikan Islam Yang Bermutu dan Berdaya Saing.
“Mendikdasmen kita jadwalkan akan memberikan arahan pada hari Sabtu, 10 Janauri 2026 dihadapan peserta seminar tentang Pendidikan Yang Bermutu dan Berdaya Saing sejalan dengan kebijakan Mendikdasmen saat ini yaitu Pembelajaran Mendalam (Deep Learning),” tambah Fasli.
Fasli Jalal juga menjelaskan kepada Mendikdasmen bahwa GUPPI yang lahir pada tahun 1950 sudah banyak berkiprah dalam bidang pendidikan Islam di Indonesia. Dan saat ini GUPPI merupakan organisasi Islam yang independent, tidak terikat dengan salah satu partai atau kelompok.
“GUPPI lahir tahun 1950 dan mempunyai ribuan lembaga pendidikan Islam, baik itu sekolah, madrasah dan pondok pesantren, yang tersebar di hampir seluruh propinsi di Indonesia. Dulu GUPPI memang dekat dengan Partai Golkar, namun saat ini setelah Muktamar XI Tahun 1999, posisi GUPPI adalah independent dan terbuka dengan semua partai maupun kelompok dalam melakukan usaha pembaruan pendidikan Islam di Indonesia,” tambah Fasli.
Ditambahkan, bahwa GUPPI juga salah satu organisasi Islam yang ikut mendirikan Majlis Ulama Indonesia tahun 1975, bersama 9 organisasi Islam lainnya.
“Sebagai salah satu ormas Islam yang ikut mendirikan Majlis Ulama Indonesia (MUI), maka GUPPI akan membangun kolaborasi dengan semua ormas Islam dalam memajukan dunia pendidikan Islam di Indonesia agar umat Islam itu maju, sejahtera dan berdaya saing tinggi. Ini sesuai dengan kebijakan GUPPI saat ini yaitu Membangun Kolaborasi Strategis”, kata Fasli Jalal, yang pernah menjadi Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan di era Presiden Susilo Bambang Yudoyono.
Pertemuan kemudian diakhiri dengan penyerahan cendera mata dari Ketua Umum DPP GUPPI kepada Menteri Abdul Mu’ti, yaitu 3 buah buku yang diterbitkan oleh DPP GUPPI, yaitu buku Rekonstruksi Sejarah GUPPI, Hasil Muktamar GUPPI XI tahun 2024 dan GUPPI Inisiatif, yang merupakan Refeleksi DPP GUPPI tentang Pendidikan di Indonesia tahun 2024. (Tim Media GUPPI).
Prof. Husni Rahim: Kebangkitan GUPPI Ditentukan oleh Kebangkitan Sekolah dan Madrasah GUPPI
Gerakan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam Search Beranda Berita Artikel Agenda…
Ketua Umum DPP GUPPI: GUPPI Harus Menjadi Bagian dari Solusi Pendidikan Islam Indonesia
Gerakan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam Search Beranda Berita Artikel Agenda…
SAMBUTAN KETUA UMUM DPP GUPPI PADA PERINGATAN MILAD GUPPI KE 76
Gerakan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam Search Beranda Berita Artikel Agenda…
PENGURUS DPP GUPPI KUNJUNGI PESANTREN SYAMSUL ULUM GUNUNGPUYUH SUKABUMI UNTUK PERSIAPAN MILAD GUPPI KE 76
Pengurus DPP GUPPI melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Syamsul Ulum…
KETUA UMUM DPP GUPPI HADIRI KHOTMUL QUR’AN TPQ AL INAYAH
Ketua Umum DPP GUPPI Fasli Jalal menghadiri acara Khotmul Qur’an…
DPD GUPPI BANJARNEGARA ADAKAN RAKOR UNTUK PERKUAT SINERGI DAN MUTU MADRASAH
DPD GUPPI Kabupaten Banjarnegara menggelar Rapat Koordinasi dengan para Kepala…
Kemendikdasmen dan GUPPI Tandatangani Nota Kesepahaman untuk Kerjasama Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, melakukan…
Tantangan Pendidikan Islam Dalam Membangun Kesadaran Ekologis
WMO (World Meteorological Organization) mengkonfirmasi bahwa tahun 2024 sebagai tahun…
Komentar
© Copyright 2025 – Gerakan Usaha Pembaruan Pendidikan Islam



























Pembelajaran Autentik




















